Aksi bejat Mas Anton Cabuli Bocah 14 tahun

No Comment Yet

tribaratanewspolresparepare.com – Akal bulus Priyanto yang akrab disapa Mas Anto, perantau asal Blitar, Jawa timur ini terhenti ditangan Crime Hunter Resmob Polres Parepare, Selasa, 26/3/2019.

Pasalnya, Pria yang berprofesi sebagai Tukang Bakso ini, diduga telah mecabuli anak dibawa umur yang mana korbannya berinisial, P.I (14) warga Soreang, Kota Parepare.

Parahnya lagi, pelaku sempat meminta tebusan sebanyak Rp15 juta kepada orang tua korban dengan modus mengaku sebagai petugas dari Dinas Perlindungan Anak Dan mengaku sebagai Anggota dari Polsek. Kanit Resmob Polres Parepare, AIPTU Faesal mengatakan, Karena orang tua dari korban tersebut mengira anaknya diculik, padahal pelaku yang membawa korban tersebut untuk menginap di rumahnya selama tiga hari.

“Keduanya bertemu di Pasar Lakessi, kemudian Mas Anto mengajak I.P secara paksa untuk ke kediamannya dan diajak untuk bermalam selama tiga hari. Disanalah pelaku ini melakukan aksi bejatnya dengan memaksa korban untuk berhubungan badan layaknya suami istri sebanyak empat kali. ”jelasnya

Pelaku berhasil dibekuk di kediamannya pada Senin, 25 Maret 2019 kemarin, sekitar pukul 02:30 Wita, di jalan H.M Yusuf, Kelurahan Bukit Harapan, Kecamatan Soreang, Kota Parepare. Faesal mengungkapkan, korban ditemukan bersembunyi disalah satu rumah warga lantaran pelaku ketakutan karena kadang pelaku memukuli korban dan mengancamnya.

“Pelaku sempat tak mengakui perbuatannya, setelah korban kita temukan disalah satu rumah warga, akhirnya pelaku tidak bisa mengelak dan mengakui perbuatan bejatnya,”ujar Faesal. Adapun barang bukti yang berhasil disita oleh Tim Crime Hunter, berupa Handphone genggam jenis Nokia, yang digunakan korban untuk meminta tebusan kepada orang tua korban. Pelaku kini diamankan di Polres Parepare, guna prose’s hukum lebih lanjut

Related Posts

Pabanrim Polres Bone Verifikasi 585 Peserta Penerimaan Calon Anggota Tribratanewspolresparepare.com – Polres Bone telah melakukan Verifikasi secara Online penerimaan Polri tahun 2020 yang berakhir pada tanggal 29 Mei 2020. Sebanyak 683 Bintara PTU, namun yang terverifikasi sebanyak 585, sedangkan yang tidak terverifikasi sebanyak 98 peserta karena tidak memenuhi syarat yaitu di tolak sebanyak 45 orang karena tinggi badan kurang dari 165 cm, mengundurkan diri sebanyak 4 orang dan tidak mengupload berkas sebanyak 49 orang. Pendaftaran selama ini berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan, untuk itu Kabag Sumda berharap agar ke depannya lebih baik lagi. Kabag Sumda Polres Bone Kompol H. Burhanuddin, SH terus mengingatkan kepada peserta penerimaan Polri yang tidak memenuhi syarat agar bersabar dan tidak putus asa. “Bagi yang tidak memenuhi syarat atau yang tidak berkesempatan untuk mendaftar jangan putus asa, terus semangat karena masih ada tahun depan,” Ucapnya Selain itu Kabag Sumda juga memberikan ucapan selamat kepada peserta yang telah memenuhi syarat untuk ke tahap selanjutnya. “Selamat kepada para peserta penerimaan anggota Polri Tahun 2020 yang telah melakukan Verifikasi dan mendapatkan nomor ujian dan tetap jaga diri, jaga kesehatan sambil menunggu jadwal tahapan seleksi selanjutnya,” ujar Kabag Sumda. Kompol Burhanuddin juga menyampaikan bahwa penerimaan Polri sama sekali tidak dipungut biaya. “Saya harap jangan ada yang percaya calo, apa bila ada orang yang menjanjikan kelulusan jangan dipercaya. Masuk Polisi itu gratis. No Calo, No KKN dan tetap berpegang teguh pada prinsif BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis),” ungkapnya, Senin (01-06-2020) (Ar Candra…Humas Res Parepare)Polri T.A. 2020

Pabanrim Polres Bone Verifikasi 585 Peserta Penerimaan Calon Anggota Tribratanewspolresparepare.com – Polres Bone telah melakukan Verifikasi secara Online penerimaan Polri tahun 2020 yang berakhir pada tanggal 29 Mei 2020. Sebanyak 683 Bintara PTU, namun yang terverifikasi sebanyak 585, sedangkan yang tidak terverifikasi sebanyak 98 peserta karena tidak memenuhi syarat yaitu di tolak sebanyak 45 orang karena tinggi badan kurang dari 165 cm, mengundurkan diri sebanyak 4 orang dan tidak mengupload berkas sebanyak 49 orang. Pendaftaran selama ini berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan, untuk itu Kabag Sumda berharap agar ke depannya lebih baik lagi. Kabag Sumda Polres Bone Kompol H. Burhanuddin, SH terus mengingatkan kepada peserta penerimaan Polri yang tidak memenuhi syarat agar bersabar dan tidak putus asa. “Bagi yang tidak memenuhi syarat atau yang tidak berkesempatan untuk mendaftar jangan putus asa, terus semangat karena masih ada tahun depan,” Ucapnya Selain itu Kabag Sumda juga memberikan ucapan selamat kepada peserta yang telah memenuhi syarat untuk ke tahap selanjutnya. “Selamat kepada para peserta penerimaan anggota Polri Tahun 2020 yang telah melakukan Verifikasi dan mendapatkan nomor ujian dan tetap jaga diri, jaga kesehatan sambil menunggu jadwal tahapan seleksi selanjutnya,” ujar Kabag Sumda. Kompol Burhanuddin juga menyampaikan bahwa penerimaan Polri sama sekali tidak dipungut biaya. “Saya harap jangan ada yang percaya calo, apa bila ada orang yang menjanjikan kelulusan jangan dipercaya. Masuk Polisi itu gratis. No Calo, No KKN dan tetap berpegang teguh pada prinsif BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis),” ungkapnya, Senin (01-06-2020) (Ar Candra…Humas Res Parepare)Polri T.A. 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *